Video Tragedi - Sampit

Lebih dari 100.000 warga etnis Madura terpaksa kehilangan tempat tinggal dan dievakuasi keluar dari Pulau Kalimantan.

[Dekade 1970-1990an] Program Transmigrasi & Pertumbuhan Ekonomi │ ▼ [Desember 2000 - Februari 2001] Friksi Sosial & Insiden Kerengpangi │ ▼ [18 Februari 2001] Kerusuhan Besar Meletus di Kota Sampit │ ▼ [Maret - April 2001] Evakuasi Massal & Rekonsiliasi Damai Akar Penyebab Konflik video tragedi sampit

On February 18, 2001, the violence exploded. Dayak groups took control of Sampit, leading to brutal clashes. Historical accounts and documentaries on YouTube Lebih dari 100

The (Tragedi Sampit) was a period of intense ethnic violence that broke out in February 2001 in the town of Sampit, Central Kalimantan, Indonesia. The conflict involved the indigenous Dayak people and migrant Madurese settlers. Historical Context Bentrokan fisik meluas dengan cepat dari kota Sampit

Ketegangan memuncak pada . Bentrokan fisik meluas dengan cepat dari kota Sampit hingga ke ibu kota provinsi, Palangkaraya. Berdasarkan catatan sejarah, konflik ini menelan ratusan korban jiwa dan memaksa puluhan ribu warga etnis Madura mengungsi keluar dari pulau Kalimantan untuk menyelamatkan diri. Kondisi baru berangsur kondusif setelah aparat keamanan memperketat penjagaan dan para tokoh adat dari kedua belah pihak sepakat melakukan rekonsiliasi damai. Communal Violence in Indonesia: Lessons From Kalimantan